Apr
13
13
Aku ingin menjadi Presiden.
Karna aku akan menjaga negara kita ini adalah negara Indonesia,
dengan baik agar bangsa Indonesia tidak susah.
Karna aku ingin negara kita ini maju dan sehat,
untuk meraih cita-cita mereka semuanya.
Sekian dan terimakasi
Assalamualaik.wr.wb
Karya
Jais Laambu
Apr
06
06
Tak seperti matahari di Maluku yang selalu saja semangat membara, menjadi Pengajar Muda (PM) sangatlah fluktuatif kondisi dan situasinya. Aku masih ingat betul, apa yang Pak Anies Baswedan selalu berulang-ulang kali sampaikan pada kami sebelum berangkat.
“Tidak mudah apa yang akan kalian lalui selama satu tahun, tetapi semua yang sulit sesungguhnya adalah pelajaran hidup.... Sukses itu sering bukan karena berhasil meraih sesuatu, melainkan berhasil menyelesaikan dan melampaui tantangan dan kesulitan”.
Mar
18
18
Mengetahui semua yang ada disini, ikut menjadi bagian semua yang ada di tanah Maluku ini, semakin menambah rasa takjub saya, bahwa saya berkesempatan merasai ragam kekayaan nusantara ini dengan seutuh-utuhnya
Jan
14
14
Dari pulau kecil ini, saya memotret indahnya rajutan tenun kebangsaan. Dari pulau kecil ini, saya belajar banyak tentang makna indahnya perbedaan. Dari pulau kecil ini, Bhineka Tunggal Ika tak hanya menjadi sekedar retorika. Saya lahir dan besar di tanah Jawa. Berbahasa Jawa. Keluarga dan lingkungan pendidik Saya semua Jawa...Hari ini, Saya mempunyai Kakak seorang suku Makean. Yang berbahasa Makean, lahir dan hidup dalam adat suku Makean.. Lalu, kakak ipar ...
Des
04
04
Aku menghela nafas, menghampiri kedua muridku itu. Kubersihkan baju kotor mereka, kuucapkan terimakasih pada mereka. Terimakasih sesungguh-sungguhnya dari dasar hatiku.
Nov
19
19
Siang hari, sehari menjelang hari raya Idul Adha 2011 saya tiba di desa ini. Salah satu desa di dalam kawasan pulau Mandioli yang mungil.
Nov
08
08
Perahu Jonson yang kami tumpangi melintasi laut dimana kawanan lumba-lumba suka memberi pertunjukkan gratis bagi kami yang melintas. Sejauh mata memandang, alam di sekeliling pulau-pulau disini adalah sketsa yang Pelukis Agung goreskan dengan sangat sempurna.
Nov
05
05
Kami hanya 47 orang yang akan berada di tempat-tempat berbeda, namun selalu dengan semangat yang sama, dengan tekad yang sama, dengan perjuangan yang sama. Karena itulah sebenarnya kami tetap selalu bersama-sama. Dan bersama-sama kami serukan, "Kami datang, Indonesia".
