Cerita Nanda Yunika Wulandari


Agu
03
Febri, begitulah biasa dipanggil. Dia merupakan satu dari beberapa anak ‘bedeng’ (sebutan khusus untuk daerah pembuatan batu bata_red). Dia berasal dari daratan Sumatera. Ketika kecil, kedua orang tua Febri membawa serta dirinya untuk merantau hingga pada akhirnya Febri sampai di pulau Bengkalis ini. Febri memiliki seorang adik perempuan yang kini telah diuduk di kelas 5 SD sedangkan dia sendiri berada di kelas 4. Beberapa kali dia harus menetap pada jenjang ...
Agu
03
Sabtu, 29 Januari 2011 Subuh 04.00 hujan mulai turun dengan derasnya. Seakan tak mau berhenti, hujan tersebut semakin menderas menjelang adzan subuh pun setelahnya. Hingga pukul enam pagi suasana di desa tempat tinggalku ini nampak sepi dan gelap. Tidak ada tanda-tanda kehidupan maupun kegiatan dan hal tersebut berlangsung hingga pukul 06.30 dimana hujan sedikit mereda. Menjelang pukul tujuh pagi mulailah ada sedikit aktivitas di luar rumah oleh warga ...
Agu
03
Aku        :“Anak-anak...” Mereka :“Siap!” Adalah kalimat yang selalu ku lemparkan pada kelas 4 ini, sebuah kelas unik yang ramainya luar biasa, tidak bisa diam, riuh, dan suka ngobrol. Namun sangat mudah membuat mereka terdiam dan mengarahkan konsentrasi pada satu arah, yaitu aku. Cukup dengan memberi kode “Anak-anak...” yang jika ternyata belum begitu mempan aku segera diam, mata menatap mereka dengan sorot mata tajam, sambil mengadahkan tangan plus menggerakan jari tanda ...

Jul
13
Adalah kalimat yang terlontar oleh seorang dokter spesialis penyakit mata ketika ku memeriksakan diri untuk mencari sumber rasa nyeri yang amat sangat di kepala yang hampir setiap saat kambuh di 2 bulan belakangan ini. Kaget dan binggung. Sudah pasti perasaan tersebut muncul sesaat setelah ibu dokter tersebut menyebutkan nama penyakit tersebut. Asing? Tidak juga. Pernah sesekali aku mendengar istilah tersebut, namun sambil lalu saja. Ku kira ada hubungannya dengan glukosa ...
Jul
13
Alasan utama saya adalah karena saya merasa terpanggil untuk memberikan dan mengaplikasikan ilmu yang saya punya dengan jalan mengajar. Beruntung saya mendapat informasi program Indonesia Mengajar dari seorang teman yang kebetulan mengikuti seminar sosialisasi program ini di wilayah Yogyakarta. Dari informasi tersebut saya berpikir bahwa program ini adalah ‘jalan’ yang diberikan Tuhan pada saya untuk merealisasikan salah satu mimpi saya yakni menjadi seorang pengajar. Saya terinspirasi oleh beberapa sosok guru ...

Jan
23
ANAK INDONESIA DI TEPIAN NUSANTARA Dia adalah anak-anak bangsa Yang haus akan limpahan kasih sayang dari ibu pertiwinya Anak bangsa yang belum mengenal apa itu Indonesia Mereka tak berdosa Karena tak tahu apa-apa Mereka bangga akan negeri tetangga Karena memang negeri tetangga tak berjarak bahkan terasa dekat dengan mereka Lebih dari itu, asupan nutrisi yang selama ini mereka makan Hiburan dan tayangan televisi yang selama ini mereka dapatkan Adalah persembahan ...
Jan
23
Sabtu, 15 januari 2011 “Bu... ibuuu... hari ini nggak usah masukk matematika ya bu??” kata salah seorang anak kelas 6. “Tak payah(tak usah_red) ya buu??,” kata yang lain. “Iya bu... hari ini kita mau tanding bola dengan anak-anak SD A,” susul anak laki-laki yang kemudian diiyakan oleh 2 anak yang lain. “Ya bu yaa?? Bonus lah bu... dulu kan sudah ujian (tryout UASBN bersama_red),” rayu mereka bersama-sama. “Haduh-haduh kalian ...

Jan
23
13 Januari 2011 Betapa percayanya mereka ketika ku jelaskan mengenai simbiosis mulualisme antara manusia dan tumbuhan kala sore itu... anggukan penuh antusias sebagai janji bahwa mereka akan mulai menyayangi tumbuhan sebagai teman adalah bukti fisik bahwa mereka paham betul ilmu yang ku berikan, yakni mengenai fotosintesis yang kemudian meluas menjadi simbiosis mutualisme antara tumbuhan dan manusia. Sore ini 9 anak penuh antusias menunggu kehadiranku di kelas. Yup, mereka adalah anak-anak ...
Jan
23
Kamis, 13 Januari 2011 Kelas 6 yang kini mulai menjadi kelas yang aktif. Mereka kini mulai senang dan terbiasa dengan gaya belajar sesama teman, berani maju untuk melakukan hafalan perkalian, berani berpendapat dan sederet keberanian lain kini muncul pada diri anak-anak itu. Sangat senang ketika kelas 6 kini tidak takut lagi dengan matematika. Menantikan pelajaran tersebut, bahkan menolak hak mereka untuk beristirahat tatkala bel telah dibunyikan lantaran belum selesai mebahas ...